Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang siswa bernama Rafi. Setiap pagi, ia harus berjalan lebih dari tiga kilometer untuk sampai ke sekolah. Jalannya tidak selalu mudah—kadang becek karena hujan, kadang berdebu saat kemarau. Tapi Rafi tidak pernah mengeluh. Ia selalu datang dengan senyum dan semangat di wajahnya.


Suatu hari, bertanya-tanya,


“Raf, kamu nggak capek setiap hari jalan sejauh itu cuma buat sekolah?”


Rafi tersenyum dan menjawab pelan,


“Capek sih, tapi aku tahu langkah-langkah kecil ini akan membawaku ke tempat yang lebih baik suatu hari nanti.”


Rafi tahu, pendidikan adalah jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Ia ingin meyakinkan orang tuanya dan membuktikan bahwa asal-usul bukanlah batasan untuk bermimpi besar.

Ia rajin belajar, tidak malu bertanya, dan selalu berusaha menjadi yang terbaik di kelas.


Bertahun-tahun kemudian, kerja kerasnya terbayar. Rafi berhasil diterima di universitas impiannya dan mendapatkan beasiswa penuh. Saat ia kembali ke desanya, ia menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Mereka belajar darinya bahwa sekolah bukan sekadar tempat mencari nilai, tapi tempat menyiapkan diri untuk masa depan.





🌈 

Pesan Moral:



Sekolah mungkin terasa melelahkan, tugas terasa banyak, dan ujian sering membuat stres. Tapi percayalah, setiap pelajaran, setiap perjuangan, dan setiap langkah menuju sekolah adalah investasi untuk masa depanmu sendiri.


Jangan berhenti hanya karena sulit — teruslah melangkah, karena masa depan yang cerah sedang menunggumu di 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya di Balik Jendela Tua

BIODATA DIRI